Rancang Bangun Thermohygrometer Digital Menggunakan Sistem Mikropengendali Arduino Dan Sensor DHT22

Publikasi ilmiah tahun 2015 oleh Danny Kurnianto,S.T.,M.Eng


Abstrak – Suhu dan kelembaban udara merupakan dua parameter yang sering digunakan sebagai tolok ukur pada berbagai aplikasi. Dalam perkembangannya, terdapat berbagai perangkat dengan  beragam fitur untuk mengukur keduanya. Kendatipun demikian, jarang dijumpai perangkat yang selain mampu mengukur suhu dan kelembaban juga menyediakan kemampuan pengiriman data ke PC melalui protokol yang terbuka dengan aplikasi yang dapat dikembangkan secara mandiri oleh pengguna. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan suatu thermohygrometer digital yang memiliki kemampuan untuk mengukur, menampilkan dan mengirimkan data suhu dan kelembaban ke PC dengan protokol terbuka. Perangkat ukur menggunakan sistem mikropengendali Arduino, sensor DHT22 dan modul FTDI232RL. Dari hasil pengujian diperoleh nilai rerata galat pengukuran untuk suhu dan kelembaban, masing-masing sebesar 6%dan 19%. Rerata selisih pengukuran antara thermohygrometer digital dengan thermohygrometer acuan untuk suhu adalah 1,7ᵒC dan kelembaban 10,2%. Komunikasi serial (USART) dengan PC menggunakan bitrate 9600 bps, 8 bit data, 1 bit stop, tanpa paritas dan hasil pengukuran ditampilkan ke LCD. Perangkat telah dapat mengukur, menampilkan dan mengirimkan data ke PC melalui komunikasi serial. Namun galat pengukuran dan selisih nilai yang dihasilkan masih terlalu besar sehingga sensor DHT22 perlu dikalibrasi ulang. Perangkat dapat dikembangkan untuk tidak hanya mengirimkan data ke PC melainkan juga memfasilitasi pengendalian dari PC.

Kata Kunci : Themohygrometer digital, Arduino, DHT22

Makalah ini dipublikasikan di Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim