Unjuk Kerja Biometrika Iris Mata Menggunakan Metode Edge Histogram Descriptor Untuk Aplikasi Keamanan

Publikasi Ilmiah tahun 2014 oleh Danny Kurnianto,S.T.,M.Eng


Abstrak – Pengenalan identitas berbasis biometrika iris mata merupakan salah satu sistem keamanan yang banyak diterapkan pada tempat-tempat yang membutuhkan keamanan tingkat tinggi. Adanya noise pada citra iris mata mempengaruhi unjuk kerja pengenalan identitas seseorang. Pada makalah ini, dianalisis pengaruh minimalisir noise pada citra iris mata terhadap unjuk kerja pengenalan identitas seseorang untuk aplikasi keamanan. Untuk meminimalisir noise, ekstraksi ciri berdasarkan distribusi tepi spasial (EHD) diterapkan hanya pada sisi sebelah kiri dan kanan lokasi iris sepanjang sudut 640. Ciri iris yang dihasilkan pada tahap ekstraksi ciri direpresentasikan dalam bentuk histogram distribusi tepi spasial dengan jumlah bin sebanyak 300. Pengenalan pola ciri iris dilakukan berdasarkan skor kemiripan yang diperoleh dengan mengukur jarak euclidean antara 2 ciri iris. Unjuk kerja terbaik yang diperoleh dari pengujian pengenalan pola ciri iris terhadap pengguna sah dan pengguna palsu dengan nilai sebesar 79,6 % untuk nilai sensitivity dan 95,6 % untuk nilai specificity.

Makalah ini  di submit di  Seminar Nasional CITEE 2014